Kamis, 11 Oktober 2012

SEKOLAH KAMI BERHASIL MENGUSIR VAMPIRE ENERGI


OLEH : Didi Suradi, M. Pd
(guru bidang studi IPS di SMP al muslim Tambun-Bekasi)

Siapa yang tidak gemetar mendengar “Vampire”? sesosok mahluk yang suka menghisap darah manusia. Tapi, tanpa kita sadari ternyata vampir ada disekitar kita, bahkan sangat dekat. Vampir yang saya maksud adalah vampir energi. Pekerjaannya sama, suka menghisap. Tapi, vampir energi menghisap energi bukan darah.
Pernahkah anda membiarkan lampu ruangan terus menyala padahal sinar matahari cukup terang memasuki ruangan? Atau AC tetap menyala saat ruangan kosong? Atau charger HP dan Laptop tetap tersambung pada saklar padahal HP dan laptop sudah dicabut dari chargernya? Kondisi seperti itu menyebabkan energi terus terhisap dan merupakan pemborosan.Sebenarnya banyak kasus lain yang serupa dan menyebabkan pemborosan. Artinya vampir energi memang ada disekitar kita.
Beberapa tahun lalu, disekolah kami banyak sekali vampir energi berkeliaran. Di ruang-ruang kelas, di perpustakaan, dikamar mandi, di lorong sekolah, di kantin, dimana saja disetiap sudut sekolah. Vampie energi sangat jahat menghisap energi.
Tapi itu dulu. Sejak sekolah kami diikutsertakan dalam lomba hemat energi yang diselenggarakan kementrian ESDM, semua berubah. Seluruh komponen sekolah bahu membahu mengusir seluruh vampir energi dari sekolah kami. Bahkan kami membentuk Energy Warior sebagai ujung tombak pengusiran vampir energi dari sekolah kami. Hasilnya? Sungguh luar biasa! Terjadi efisiensi besar-besaran.
Tak ada lagi vampir energi di sekolah kami. Seluruh siswa dan guru sangat sadar pentingnya menghemat energi. Dan yang membanggakan, sekolah kami menjadi juara pertama dalam lomba ini. Semoga semangat dan upaya kami dalam mengusir vampir energi dapat menular pada sekolah lain, sehingga bangsa kita dapat lebih berhasil dalam menghemat sumberdaya, khususnya energy

Senin, 19 Maret 2012

Ketua OSIS Perempuan, kenapa tidak?


Oleh : Didi Suradi, M. Pd

PEMILIHAN KETUA OSIS. Adalah pesta demokrasi yang diselenggarakan sekolah setiap satu tahun sekali. Begitupula untuk periode 2011-2012 ini. Para pengurus OSIS lama sedang sibuk mempersiapkan kandidat ketua OSIS baru.
Yang menarik perhatian saya, ada dua calon ketua OSIS yang berasal dari siswa putri. Mereka adalah Kintan Ratusyahtika dan Rindiza Ramadhani. Keduanya turut berperan dalam pesta demokrasi kali ini. Saya menilai ini sesuatu yang hebat. Apalagi saya mengenal mereka berdua sebagai siswa yang memiliki prestasi  baik. Pokoknya, tak ada keraguan untuk mendukung mereka.
Sebagai langkah untuk mensukseskan memenangkan pemilihan, merekapun membuat berbagai atribut untuk kampanye. Salah satunya adalah brosur yang mereka tempelkan pada setiap papan pengumuman di depan kelas. Wajah beserta visi dan misi merekapun dapat dilihat dan dibaca oleh semua orang. Namun sayang, langkah positif ini dikotori oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab. Coba perhatikan foto-foto dibawah ini, apakah ada yang salah?






Agar terlihat lebih jelas, saya perbesar foto tersebut. Dan nampak seperti dibawah ini



Saya berharap Kintan dan Rindiza tidak marah karena wajahnya dicorat-coret seperti ini. Bagi saya ini adalah perbuatan TIDAK BERTANGGUNGJAWAB dan TIDAK BERMANFAAT SAMA SEKALI. Apapun motifnya dan siapapun pelakunya harus meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Pemilihan Ketua OSIS adalah proses pembelajaran berdemokrasi, seharusnya diikuti dengan baik oleh setiap siswa di sekolah kita tercinta ini. Hargailah setiap jerih payah rekan-rekan pengurus OSIS yang sudah bekerja keras mensukseskan kegiatan ini. Terutama pada Kintan dan Rindiza. Belum tentu semua siswa mau dan mampu berkiprah seperti mereka. Penghargaan dan pujian dari saya  pribadi untuk kalian berdua. Saya sangat yakin, jika kalian menjadi pengurus OSIS di periode mendatang, akan banyak sekali perubahan positif untuk kemajuan OSIS kita. Bahkan saya sangat yakin manajemen dan seluruh guru di sekolah kitapun bangga pada kalian. Majulah terus, coretan pada wajah di foto kalian jangan menjadi kendala untuk terus maju. KETUA OSIS PEREMPUAN, KENAPA TIDAK?



Salam Perubahan 